Tips Menghadapi Anak Yang Selalu Membantah

Tips Menghadapi Anak Yang Selalu Membantah – Menghadapi balita yang suka membantah terkadang membuat orangtua gugup. Tetapi di sisi lain ini sebenarnya adalah tanda di mana anak-anak dapat berpikir kritis dan berani mengekspresikan perasaan mereka. Apa cara yang tepat untuk berurusan dengan anak-anak yang suka berdebat?

Kiat untuk berurusan dengan anak-anak yang tidak menyenangkan. Anak-anak berpendapat umumnya terjadi ketika mereka memasuki usia 3-5 tahun. Harapannya adalah bahwa anak-anak kita menjadi anak-anak yang taat yang tidak suka berdebat dengan instruksi atau nasihat orang tua mereka. Namun kenyataannya kenyataannya tidak seindah yang diharapkan.

Sama seperti anak saya, Bun, ketika ia berusia 5 tahun, ia mulai sering menunjukkan perilaku yang menjengkelkan. Misalnya, ketika dimintai bantuan, ada jawaban untuk mengelak. Belum lagi jika Anda diingatkan untuk tidak keras kepala, si kecil akan mengulangi ucapan ibunya. Duh, sayang sekali.

Tapi memang, Bun, hampir semua anak telah menyangkal atau menentang orang tua mereka. Kata John Gray, dalam bukunya ‘Children Are from Heaven’, penolakan seorang anak terhadap orang tua terjadi karena anak-anak mulai memiliki keinginan, keinginan, dan kebutuhan mereka sendiri.

Menurut John, anak-anak berasumsi bahwa jika orang tua mengerti, mereka pasti mendukung kemauan, keinginan, atau kebutuhan mereka. Perilaku ini juga menandakan perkembangan kemandirian pada anak-anak. Ya, mungkin dia merasa dia bisa melakukan semuanya sendiri, jadi dia tidak benar-benar membutuhkan bimbingan orang tuanya.

Perasaan itu membuat si kecil jengkel jika ada tekanan dari luar dirinya. Itulah sebabnya sikapnya dapat berubah jika dia mendengar kata perintah atau larangan. Perubahan sikap bisa berupa anak-anak menjadi taat atau bahkan berkelahi.
Sebenarnya, merasa mandiri tidak selalu buruk, Bun. Kemandirian juga berarti bahwa anak memiliki posisi, ini penting untuk kreativitas anak.

Tips Menghadapi Anak Yang Selalu Membantah

Ini menunjukkan bahwa pemikiran anak berkembang sangat pesat sehingga anak cukup percaya diri dan mampu mengekspresikan pendapat dan pemikirannya sendiri. Bagi orang tua yang terkadang kehabisan kesulitan untuk menghadapi pertentangan dari si kecil, bisa mencoba trik berikut:

1. Berikan tanggapan langsung

Ketika anak Anda mulai mengekspresikan bantahannya, segera tanggapi langsung anak itu. Juga jelaskan kepada si anak mengapa ia tidak boleh berdebat. Misalnya, Anda dapat mengatakan: “Kak, jika Anda berbicara dengan Anda, Anda seharusnya tidak seperti itu, itu tidak sopan.” Kalimat itu membuat anak mengerti bahwa apa yang dia lakukan tidak benar.

2. Ingatlah

Salah satu syarat yang membuat anak sering berdebat adalah ketika Anda melarang anak melakukan sesuatu, maka si anak membantah. Kadang-kadang ketika Anda mendengar bantahan dari seorang anak, banyak orang tua merasakan lelehan mendengarkan, sehingga itu melunak pada anak. Inilah yang menyebabkan anak sering berdebat.

Lebih disukai, jika Anda menekankan pada anak-anak adalah aturan untuk mendisiplinkan anak, maka jangan mudah meleleh atau bernegosiasi dengan anak-anak. Metode ini akan membuat anak-anak tidak disiplin. Jelaskan bahwa sanggahan anak tidak akan membuat Anda mengubah aturan dan mengingatkan Anda bahwa Anda memiliki aturan yang disepakati bersama.

3. Berikan hukuman yang wajar

Jika anak merasa berlebihan, Anda tidak perlu ragu untuk memberikan hukuman kepadanya. Namun, pastikan hukuman yang diberikan masuk akal dan masuk akal. Jika anak tidak hanya menyangkal tetapi juga berdetak, maka lebih baik memberikan hukuman yang lebih keras dengan mencabut semua hak istimewa anak atau memberikan waktu istirahat kepada anak selama beberapa saat.

Referensi artikel :
Madu Anakhttp://www.uhuyherbal.com/

Khasiat Madu Anakhttps://www.nutrinextlastabumin.co.id/khasiat-madu-anak

Tips Menghadapi Anak Yang Selalu Membantah | Uhuy Herbal | 4.5