Cara Penanganan Anak Autis di Sekolah

Cara Penanganan Anak Autis di Sekolah – Metode penanganan anak autis ini tidak sama dengan penanganan normal anak pada umumnya, dan penting untuk mengetahui bahwa Autisme atau Autosid Spectrum Disosder yang lengkap disebabkan oleh gangguan pada fungsi otak. Dan penyebab autisme itu sendiri masih belum pasti sampai sekarang. Tetapi yang jelas adalah bahwa anak-anak yang menderita autisme biasanya akan mengalami kesulitan dalam hal berkomunikasi dengan orang lain atau dalam hal hubungan sosial dengan lingkungan mereka. Mereka lebih fokus pada diri mereka sendiri terlepas dari orang lain.

Dan seorang anak autis biasanya akan mengalami kesulitan berkonsentrasi dan fokus pada satu hal, ia akan dengan mudah beralih ketika sedang diajak bicara, jadi inilah yang membuatnya sulit untuk berinteraksi dan berkomunikasi.

Cara Menangani Anak Autis di Sekolah

Penyebab autisme atau anak autis

Yaitu saraf anak-anak yang mengalami autisme tidak berkembang dengan baik dan banyak faktor genetik serta masalah yang menyebabkannya. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sekitar 10-15% anak autis mengalami kelainan genetik dan gangguan metabolisme tertentu. Sejumlah gen dianggap bertanggung jawab atas autisme ini. Hasil penelitian tertentu menunjukkan bahwa autisme lebih disebabkan oleh interaksi faktor neurobiologis kompleks yang melibatkan banyak gen. Perkembangan otak selama kehamilan juga dikaitkan dengan penyebab autisme. Kehadiran infeksi selama kehamilan serta rubella juga diharapkan menjadi faktor dalam terjadinya autisme pada anak.

Anak-anak dengan autisme memiliki gejala yang dapat dilihat ketika ia berusia di bawah 3 tahun. Dan berikut ini beberapa gejala yang bisa dideteksi bagi penderita autisme, yaitu:

1. Dia akan menghindari menatap mata dengan orang lain ketika diundang untuk berbicara
2. Jika akan dipeluk, anak akan menolak
3. Sulit untuk mengatakan dan memahami komunikasi verbal. Kosakata itu sedikit, dan terkadang kata-kata yang tidak memiliki arti.
4. Mereka lebih asyik bermain sendiri dan tidak suka bermain dengan anak-anak lain. Jika mereka dapat berbicara, mereka akan cenderung berbicara kepada diri mereka sendiri.
5. Dalam beberapa kasus, anak-anak dengan autisme akan secara aktif bergerak tetapi gerakannya tidak bertujuan dan berulang, misalnya berputar-putar.
6. Emosi tidak stabil, menangis atau marah tanpa alasan dan jika marah dapat mengamuk dan merusak sesuatu.

Baca Juga :

Madu Anak
Manfaat Madu Anak
Vitamin Anak

Cara mengetahui anak-anak menderita autisme

Yaitu dengan Diagnosis untuk mengetahui apakah anak autis telah berkembang saat ini. Para ahli sekarang dapat dengan mudah mengetahui gejala autisme bahkan pada anak usia dini. Dokter akan melakukan tes untuk menilai perkembangan fisik dan emosional anak-anak, melakukan penilaian bahasa anak-anak, memeriksa motorik anak-anak, kognitif, dan kemampuan adaptif. Pemeriksaan lebih lanjut melibatkan tes darah untuk memeriksa sistem metabolisme, memeriksa gen-gen tertentu dan memindai menggunakan EEG dan MRI.

Jika orang tua menemukan gejala ini pada anak-anak, apa yang harus dilakukan orang tua? Hal pertama, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan kepastian. Jika memang anak benar-benar menderita autisme, bantuan yang dapat diberikan adalah memberikan terapi, karena memberikan terapi kepada orang autis lebih baik daripada memberi obat, terutama jika anak masih kecil dan masih dalam masa pertumbuhan. Tujuan pemberian terapi ini, agar anak-anak dapat lebih fokus pada satu hal dan dapat bersosialisasi dan berkomunikasi dengan baik.

Sebagai orang tua, apa yang dapat dilakukan untuk membantu proses ini adalah melakukan yang berikut:

1. Bicaralah dengan anak Anda sesering mungkin, dan jika anak mulai berpaling ketika diundang untuk berbicara, arahkan wajah mereka dengan lembut ke arah Anda sehingga mereka menatap mata Anda.
2. Gunakan alat seperti buku cerita bergambar, mainan warna-warni, atau alat peraga lainnya sehingga suasana percakapan lebih menyenangkan dan tidak membuat anak cepat bosan.
3. Sering memprovokasi anak-anak untuk berbicara dan berkomunikasi dengan memberikan pertanyaan kepada anak-anak.
4. Berikan pujian kepada anak-anak jika mereka mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan selalu menunjukkan kasih sayang kepada mereka.
5. Bantu anak-anak melakukan gerakan tubuh secara teratur, salah satunya dengan melatih jahitan dan Anda bisa membantu menggerakkan tubuh, tujuannya adalah meningkatkan gerakan motorik pada anak.
6. Berikan makanan bergizi dengan nutrisi yang tepat. Anak autis biasanya tidak dapat menerima makanan yang mengandung kasein (protein susu) dan gluten (protein tepung). Dan berikan makanan atau suplemen yang mengandung Omega-3 untuk membantu fungsi otak.

Sumber :
madu anak
https://www.nutrinextlastabumin.co.id/
http://www.uhuyherbal.com/

Cara Penanganan Anak Autis di Sekolah | Uhuy Herbal | 4.5