Cara Mendidik Anak Yang Benar

Cara Mendidik Anak Yang Benar – Cara mendidik anak atau pola pengasuhan anak selalu menjadi perdebatan bagi orang tua. Sekarang, karena undang-undang mengatur hukuman kasus pelecehan anak, polemik juga telah berkembang di masyarakat mengenai berbagai cara mendidik anak oleh setiap individu yang menjadi orangtua.

Jika generasi sebelumnya mungkin terbiasa mendapat pukulan rotan ketika malas belajar atau membersihkan rumah, maka itu berbeda dengan kondisi saat ini. Padahal, diakui oleh sebagian besar orang tua di masa lalu, cara mendidik anak seperti itu bisa membuat anak mental lebih tangguh menghadapi tantangan hidup. Niat keras di sini tentu tidak selalu berupa kekerasan fisik, tetapi juga disiplin dan ketegasan yang tinggi ketika merawat anak-anak.

Lalu, benarkah mendidik anak sulit membuat anak lebih tangguh dan sukses? Perubahan di era itu tidak lagi bisa disamakan antara era dulu dan sekarang. Oleh karena itu, gaya pengasuhan saat ini perlu menyesuaikan dengan era saat ini. Anak-anak di masa lalu dan masa kini berbeda dalam kekuatan bertarung mereka. Dulu anak-anak cenderung lebih gigih dan ulet, tetapi penyebabnya bukan karena pendidikan yang keras dan kasar, melainkan perbedaan zaman, jelas Ayoe Sutomo, Psikolog.

Generasi sebelumnya, akses dan fasilitas yang diakui oleh Ayoe masih sangat terbatas. Mendapatkan sesuatu juga sulit, berbeda dari sekarang akses ke semua fasilitas lebih mudah. Kondisi ini yang menurut Ayoe secara tidak langsung mengubah paradigma anak lebih berorientasi pada hasil dan harus cepat.

Cara Mendidik Anak Yang Benar

Sementara itu, generasi nenek atau orang tua kita dulu tidak mendapatkan akses ke fasilitas dengan mudah, jadi dengan asumsi perjuangan untuk memiliki sesuatu adalah hal yang wajar.

Pendapat yang sangat berbeda juga diungkapkan oleh psikolog muda, Adinda Reska Budiani. Adinda menjelaskan bahwa memang ada sejumlah contoh kasus, sayangnya 100% alasan tidak dapat dipastikan. Diakui, bagaimana mendidik anak-anak dengan keras membuat anak-anak lebih tangguh dan sukses daripada mereka yang terlalu lembut, sabar, atau tampaknya menyerah kepada anak-anak.

Sulit bukan berarti harus memukul, kan? Keras di sini berarti mengajar anak-anak bahwa untuk memiliki sesuatu membutuhkan usaha dan niat yang besar. Jangan membiasakan anak mendapatkan keinginannya tanpa mengajar mereka untuk mencoba dan belajar, kata Adinda.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa cara mendidik anak yang keras seperti inilah yang membuat anak sebenarnya memiliki mental yang lebih kuat, tetapi tanpa membuat fisik anak terluka atau menderita.

Contoh paling umum adalah menerapkan hadiah jika anak rajin belajar atau mengejar hobi positif mereka. Berikan fasilitas sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan anak dengan cara yang tidak berlebihan.

Referensi artikel :
Madu Anakhttp://www.uhuyherbal.com/

Khasiat Madu Anakhttps://www.nutrinextlastabumin.co.id/khasiat-madu-anak

Cara Mendidik Anak Yang Benar | Uhuy Herbal | 4.5