3 Cara Mendidik Anak Dalam Islam

3 Cara Mendidik Anak Dalam Islam – Al-Quran dan As-Sunnah telah memberikan panduan yang jelas dalam mendidik anak-anak, ada berkah bagi setiap Muslim ketika mengikuti instruksi Nabi.

Melalui Alquran dan hadis, Rasullulah telah memberikan panduan tentang bagaimana mendidik anak-anak dalam Islam, sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing. Ada hak antara orang tua anak-anak dan anak-anak terhadap orang tua mereka. Dalam mendidik anak dalam Islam, orang tua perlu memahami posisi anak dalam keluarga yaitu;

Anak-anak sebagai mandat untuk orang tua mereka
Anak-anak sebagai investasi akhirat
Anak-anak sebagai penghibur dan perhiasan untuk orang tua mereka
Anak-anak sebagai ujian bagi orang tua mereka

Cara Mendidik Anak Yang Baik Menurut Islam

Untuk menghasilkan anak yang disukai Allah sehingga orang tua dapat memperoleh berkah dari kehadiran anak di tengah keluarga, cara untuk mendidik anak-anak menurut Islam perlu merujuk pada pesan dari pesan Nabi yang dimulai dengan;

1. Isi anak dengan iman

Memperkenalkan dan mendidik anak-anak tentang Tauhid lebih diutamakan daripada memperkenalkannya kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Mengisi iman pertama adalah fondasi awal ketika Nabi mengisi Iman di pangkuan para sahabat yang tidak lain adalah generasi terbaik dari semua generasi. Jika Iman telah diisi, maka setiap bacaan Al-Qur’an dan As-Sunnah akan lebih tebal.

Rasullullah SAW berkata: “Bukalah lidah anak-anakmu terlebih dahulu dengan frasa” Lailaha-illaallah “. Dan ketika mereka akan mati, bacalah” Lailaha-illallah “.
Memang, siapa pun yang awal dan akhir dari ceramahnya “Lari dari Tuhan”, maka ia hidup selama seribu tahun, maka apa pun dosanya, ia tidak akan ditanyakan kepadanya. “(Sya’bul Iman, juz 6, hlm. 398 dari Ibn Abbas)

2. Mendidik Anak Tentang Doa

Dalam buku Imam al-Baqir dan Imam Shadiq, kami menjelaskan bagaimana kita harus memperkenalkan dan mendidik anak-anak tentang doa. Dimulai dengan :
Setelah anak berusia 5 tahun dan sudah mengerti arahnya, maka coba tanyakan di mana bagian kanan dan kiri berada. Kemudian ajari dia arah kiblat dan mulailah mengundangnya untuk berdoa.

Baca Juga :

Madu Anak
Manfaat Madu Untuk Anak
Khasiat Madu Anak

Pada usia 7 tahun, biasakan untuk mencuci muka dan tangannya dan memintanya untuk berdoa. Prosedur untuk wudhu penuh mulai diajarkan pada usia 9 tahun. Kewajiban untuk menawarkan doa dan hukuman ketika meninggalkan mereka dapat diterapkan pada usia ini. Karena pada usia ini biasanya anak sudah pandai memahami urutan, aturan dan ketertiban.

3. Kenalkan ibadah dan praktik lainnya dan terapkan

Ketika anak mendekati usia baligh, orang tua perlu memperkenalkannya kepada shaum (menahan nafsu / puasa secara fisik dan mental) dan mewajibkan doa. Selain itu, juga ditekankan untuk mencari ilmu agama, menghafal Alquran yang, jika tidak mampu, mengajarnya untuk mencatat.

Dia, dengan memberitahunya untuk belajar Islam tetapi menerapkan aturan yang bertentangan dengan aturan Allah, dapat menyebabkan kerusakan psikologis pada anak-anak, oleh karena itu mendidik anak-anak dalam Islam juga diperlukan untuk menerapkan cara hidup yang merujuk pada aturan Islam sebagai ketentuan tertinggi dalam sebuah keluarga.

Sumber :
madu anak
https://www.nutrinextlastabumin.co.id/
http://www.uhuyherbal.com/

3 Cara Mendidik Anak Dalam Islam | Uhuy Herbal | 4.5